Masalah bid’ah adalah satu masalah yang sangat rumit karena ia menyangkut banyak bidang dalam masalah agama kita. Ia kait-mengkait dengan banyak hadits yang termaktub dalam beberapa hadits, dan bertalian erat dengan banyak amalan sahabat-sahabat Rosululloh Saw.
Banyak orang orang mengatakan;”ini bid’ah, itu bid’ah, ini sesat, itu dhalalah”, tanpa mau berfikir melainkan hanya terpaku kepada tekstual hadits, tanpa mau melihat konteks hadits maupun asbabul wurud-nya. padahal dia sendiri justru tidak mau mendalami, bahkan ta’rif atau definisi bid’ah sendiripun ia tidak tahu.
Seperti halnya pribahasa mengatakan; Banyak orang yang mendengar bunyi loceng, tetapi sedikit sekali yang mengetahui di mana terletaknya lonceng itu.
Banyak sekali ayat Qur’an dengan secara tak langsung, begitu juga hadits-hadits Nabi dengan cara langsung mengancam terhadap bid’ah dan ahli bid’ah.
Tersebut dalam kitab Sahih Muslim, bahwa Nabi bersabda, Artinya :
Dari Siti Aisyah Ra, beliau berkata: Rasulullah saw bersabda: Barangsiapa yang mengerjakan amal ibadat yang tidak kami perintahkan, amalnya itu akan ditolak. (HR. Imam Muslim – Syarah Muslim XII, hal. 16) Ini adalah hadits umum.
Menurut bahasa Arab, bid’ah berasal dari kata, badi’u yang berarti mencipta yang sebelumnya belum pernah ada, sehingga kata-kata bid’ah memiliki maksud: ” sesuatu yang diadakan tanpa contoh yang terdahulu”
Imam Syafi’i membagi bid’ah kepada menjadi dua yaitu:
a. Bid’ah dholalah, yaitu bid’ah yang sesat, bid’ah tercela, yaitu pekerjaan
keagamaan yang berlainan atau menentang Kitabullah, menentang Sunnah Nabi,
Atsar Sahabat-sahabat dan Ijma’ ulama.
b. Bid’ah Hasanah, yaitu pekerjaan keagamaan yang baik yang tidak menentang
Sunnah Nabi, tidak menentang perbuatan Sahabat-sahabat Nabi, tidak menentang Ijma’.
Imam Jalaluddin Suyuthi berpendapat bahwa hukum bid’ah itu dipandang dari
hukum fiqih menjadi lima, yaitu :
Bid’ah Wajib,
Bid’ah Sunat,
Bid’ah Haram,
Bid’ah Makruh dan
Bid’ah Jaiz (boleh).
Bid’ah yang terlarang dalam agama hanyalah bid’ah dalam keagamaan. Adapun
dalam urusan keduniaan tidak ada bid’ah yang terlarang; misalnya kita boleh mengadakan
dan membuat sesuatu barang walaupun belum ada sebelumnya atau belum pernah dikerjakan pada zaman Nabi atau zaman Sahabat, asalkan perbuatan itu baik dan tidak bertentangan dengan hukum agama, tidak termasuk yang dilarang oleh hukum agama.
Dapat dimisalkan dalam hal ini adalah membuat rumah, membuat mobil dan mengendarainya, membuat dan memakai peralatan elektronik , memakai sarung dan peci,
semuanya ini meskipun belum ada pada zaman Nabi saw, tapi kita diberi izin membuatnya dan memakainya karena hal ini adalah termasuk soal keduniaan dan disesuaikan dengan kepentingan yang kita butuhkan.
Tetapi dalam hal keagamaan, misalnya sholat yang lima waktu misalnya kita jadikan menjadi enam waktu, atau puasa Ramadhan misalnya dilakukan dua bulan dalam setahun, naik haji tidak ke Mekah tapi misalnya ke palestin, maka itu jelas merupakan bid’ah yang dimaksud Rosululloh SAW sebagai suatu kesesatan.
Ada beberapa macam hal keagamaan yang tidak dikenal pada zaman Nabi, namun dilakukan juga oleh para Sahabat, Khalifaur- Rasyidin, yaitu Saidina Abu Bakar Ra, Umar Ra, Utsman Ra, dan Ali Ra.
Semuanya itu tidak dapat dikatakan bid’ah dhalalah (bid’ah sesat), tetapi adalah bid’ah hasanah (bid’ah baik).
Contohnya:
a. Membukukan kitab suci al Quran, yang diawali pengumpulannya oleh Saidina Abu
Bakar Ra dan kemudian dilanjutkan dan disempurnakan oleh Saidina Utsman bin Affan Ra
b. Sholat Tarawih berjama’ah 20 rakaat dan sebulan Ramadhan penuh, yang diadakan oleh Saidina Umar Ra.
c. Azan pertama pada sholat Jum’at, yang diperintahkan oleh Saidina Utsman Ra.
d. Dan lain-lain.
Kesemuanya itu adalah bid’ah karena tidak dikenal pada zaman Rosululloh saw dan Rosululloh-pun tidak menyuruhnya. Semuanya hanya ditetapkan dan atas inisiatif Khalifaur- Rasyidin.
Kalau seseorang Khalifaur-Rasyidin menetapkan sesuatu amal ibadat, maka itu sudah pasti tak sesat..
Semoga bermanfaat.. wasalam
kesucian agama islam
Kamis, 21 Mei 2015
Selasa, 12 Mei 2015
PESAN RASULULLAH KEPADA AISYAH SEBELUM TIDUR
YA aisyah jangan engkau tidur sebelum melakukan 4 perkara yaitu :
A. Sebelum khatam al-qur'an
B. Sembelum membuat para Nabi memberimu sya'faat di hari akhir
C. Sebelum para muslim meridhai kamu
D. Sebelum kamu melaksanakan haji dan umrah
Kemudian aisyah pun bertanya :
" ya Rasulullah .... bagaimana aku dapat melaksanakan 4 perkara seketika...?
Lalu Rasulullah tersenyum dan bersabda :
" jika engkau hendak tidur bacalah surat Al-iklas sebanyak 3x maka seakan akan kau telah menghatamkan Al-qur'an .
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
" QULHUALLAHU AHAD, ALLAHUSHAMAD, LAMYALID WAALAM YUULAD, WAALAM YAAQULLAHU KUFFUAN AHAD. 3 X
"Membaca shalawat untuk ku dan para Nabi sebelum aku. Maka kami semua akan memberi syafa'at di hari kiamat.
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
ALLAHUMMA SHALI ALAA SYAIDINAA MUHAMMAD WA'ALAA ALII SAYYIDINA MUHAMMAD 3X
"Beristifar kepada kaum muslimin, supaya mereka meridhaimu...
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
ASTAFIRULLAHHALLAZIM ALLAZI LAA ILAAHAILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUM WA ATUBU ILAIH 3x.
"Peebanyak bertasbih, tahmid, tahlil, takbir maka kamu seakan akan telah melaksanakan ibadah haji dan umrah.
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
SUBHANALLAH, WALHAMDULILLAH, WALAA ILLAHAILALLAHU ALLAHUAKBAR 3X
Inilah pesan rasul kepada aisyah.. mudah mudahan kita juga dapat melaksanakan yg dimikian itu.. dan semoga bermanfaat terutama bagi penulis dan pembaca semua.. amiinn
YA aisyah jangan engkau tidur sebelum melakukan 4 perkara yaitu :
A. Sebelum khatam al-qur'an
B. Sembelum membuat para Nabi memberimu sya'faat di hari akhir
C. Sebelum para muslim meridhai kamu
D. Sebelum kamu melaksanakan haji dan umrah
Kemudian aisyah pun bertanya :
" ya Rasulullah .... bagaimana aku dapat melaksanakan 4 perkara seketika...?
Lalu Rasulullah tersenyum dan bersabda :
" jika engkau hendak tidur bacalah surat Al-iklas sebanyak 3x maka seakan akan kau telah menghatamkan Al-qur'an .
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
" QULHUALLAHU AHAD, ALLAHUSHAMAD, LAMYALID WAALAM YUULAD, WAALAM YAAQULLAHU KUFFUAN AHAD. 3 X
"Membaca shalawat untuk ku dan para Nabi sebelum aku. Maka kami semua akan memberi syafa'at di hari kiamat.
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
ALLAHUMMA SHALI ALAA SYAIDINAA MUHAMMAD WA'ALAA ALII SAYYIDINA MUHAMMAD 3X
"Beristifar kepada kaum muslimin, supaya mereka meridhaimu...
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
ASTAFIRULLAHHALLAZIM ALLAZI LAA ILAAHAILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUM WA ATUBU ILAIH 3x.
"Peebanyak bertasbih, tahmid, tahlil, takbir maka kamu seakan akan telah melaksanakan ibadah haji dan umrah.
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
SUBHANALLAH, WALHAMDULILLAH, WALAA ILLAHAILALLAHU ALLAHUAKBAR 3X
Inilah pesan rasul kepada aisyah.. mudah mudahan kita juga dapat melaksanakan yg dimikian itu.. dan semoga bermanfaat terutama bagi penulis dan pembaca semua.. amiinn
Minggu, 10 Mei 2015
PENGERTIAN USULUDDIN
Usuluddin artinya pokok agama. Ilmu usuluddin artinya ilmu pokok-pokok agama.
Di dalam ilmu usuluddin dibicarakan soal -soal i'tiqad yang menjadi pokok bagi agama yaitu :
1. Kepercayaan ( i'tiqad ) yang bertalian dengan ketuhanan ( ilahiyat )
2. Kepercayaan yang bertalian dengan kenabian (nubuwaat )
3. Kepercayaan yang bertalian dengan soal - soal yang ghaib ( hari akhirat, syurga, neraka
Dan lain - lain )
4. Dan lain - lain soal kepercayaan.
Ilmu ushuluddin kadang - kadang dinamai dengan ilmu kalam, yakni kalam tuhan krn dalam ilmu ini banyak dibicarakan sifat Tuhan, diantaranya sifat kalam ( berkata ).
Ulama - ulama dan ahli ilmu kalam dinamai dengan Mutakallimuun atau Mutakallimiin.
Ada juga orang menamai ilmu ini dengan ilmu Tauhid , yakni ilmu ke Esaan Tuhan karena yang banyak dibicarakan dalam ilmu ini ialah tentang ke Esaan Tuhan
Ada juga yang menamai dengan ilmu Aqaid, yakni ilmu i'tiqad krn yang banyak dibicarakan dalam ilmu ini ialah soal i'tiqad ( kepercayaan )
Di indonesia ada yang menamainya dengan ilmu sifat 20 , karena dalam ilmu ini dibibicarakan 20 sifat yang wajib ( mesti ada ) bagi tuhan.
Pendeknya perkataan - perkataan ilmu ushuluddin, ilmu kalam, ilmu tauhid, ilmu sifat 20, ilmu aqaid. Sama artinya yaitu ilmu yang dibicarakan di dalamnya soal - soal i'tiqad ( kepercayaan tentang ketuhanan , kenabian, keakhiratan )
Kalau kita bicara tentang usul ( pokok ) sudah tentu ada yang furu' ( cabang ) . Dalam istilah keagamaan furu' syari'at berartibsoal - soal ibadat yang dikerjakab setiap hari , umpamanya sembahyang, puasa, zakat, haji, nikah, jual beli dan lain-lain.
Sekianlah semoga dapat bermanfaat dan dapat bermanfaat di dunia dan akhirat . Amin amin ya rabbal a,lamin
Usuluddin artinya pokok agama. Ilmu usuluddin artinya ilmu pokok-pokok agama.
Di dalam ilmu usuluddin dibicarakan soal -soal i'tiqad yang menjadi pokok bagi agama yaitu :
1. Kepercayaan ( i'tiqad ) yang bertalian dengan ketuhanan ( ilahiyat )
2. Kepercayaan yang bertalian dengan kenabian (nubuwaat )
3. Kepercayaan yang bertalian dengan soal - soal yang ghaib ( hari akhirat, syurga, neraka
Dan lain - lain )
4. Dan lain - lain soal kepercayaan.
Ilmu ushuluddin kadang - kadang dinamai dengan ilmu kalam, yakni kalam tuhan krn dalam ilmu ini banyak dibicarakan sifat Tuhan, diantaranya sifat kalam ( berkata ).
Ulama - ulama dan ahli ilmu kalam dinamai dengan Mutakallimuun atau Mutakallimiin.
Ada juga orang menamai ilmu ini dengan ilmu Tauhid , yakni ilmu ke Esaan Tuhan karena yang banyak dibicarakan dalam ilmu ini ialah tentang ke Esaan Tuhan
Ada juga yang menamai dengan ilmu Aqaid, yakni ilmu i'tiqad krn yang banyak dibicarakan dalam ilmu ini ialah soal i'tiqad ( kepercayaan )
Di indonesia ada yang menamainya dengan ilmu sifat 20 , karena dalam ilmu ini dibibicarakan 20 sifat yang wajib ( mesti ada ) bagi tuhan.
Pendeknya perkataan - perkataan ilmu ushuluddin, ilmu kalam, ilmu tauhid, ilmu sifat 20, ilmu aqaid. Sama artinya yaitu ilmu yang dibicarakan di dalamnya soal - soal i'tiqad ( kepercayaan tentang ketuhanan , kenabian, keakhiratan )
Kalau kita bicara tentang usul ( pokok ) sudah tentu ada yang furu' ( cabang ) . Dalam istilah keagamaan furu' syari'at berartibsoal - soal ibadat yang dikerjakab setiap hari , umpamanya sembahyang, puasa, zakat, haji, nikah, jual beli dan lain-lain.
Sekianlah semoga dapat bermanfaat dan dapat bermanfaat di dunia dan akhirat . Amin amin ya rabbal a,lamin
Langganan:
Postingan (Atom)